Potret Nakal Pedagang di Taman Bungkul
Surabaya - Meski sempat terlihat tertib dalam beberapa pekan terakhir, para
pedagang kembali memenuhi taman. Seperti yang terlihat di Taman Bungkul, Jum’at
tanggal 29 Maret 2013 pukul 06.00 WIB. Kondisi ini membuat keasrian taman
berkurang dan menganggu kenyamanan pengunjung.
Padahal, disetiap sudut taman sudah
terpajang poster larangan yang bertuliskan “Dilarang
keras!!!, Pedagang dilarang masuk di dalam area taman, Autofeet dan
mobil-mobilan dilarang dinaiki di pedestrian taman”. Masih saja mereka
tetap berjualan, dan parahnya ada seorang pedagang yang berjualan di depan
poster larangan tersebut. Sepertinya poster larangan itu hanya dianggap sebagai
hiasan belaka.
“Mumpung gak ada
petugas, jadi bisa jualan disini karena lebih banyak pembeli kalau pas hari
libur gini” kata
seorang pedagang balon sembari menjajakan barang dagangannya tepat di depan
poster larangan.
Lebih lanjut dia mengatakan, “Sebenarnya capek harus kucing-kucingan terus sama petugas Satpol PP.
Tapi ya bagaimana lagi, di sinilah tempat kami mencari rezeki untuk mencukupi
kebutuhan keluarga”.
Pun demikian, Pria asal pulau
garam itu masih berharap agar taman tetap terlihat rapi dan tertata. Dan
pemerintah memberikan tempat yang layak bagi para pedagang. “Paling tidak kami berusaha untuk rapi dan
tertib. Dan kami siap dipindahkan kapan saja kalau pedagang lain kompak
dipindahkan” tukas pedagang balon ini.
Di tulis oleh: Didit Prastya A.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar